Pontianak, 26 Januari 2025 - Q. ZAMAN Alias Qomaruzzaman, seorang dosen dan pengacara di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, kehilangan dompetnya pada Kamis sore, 25 Januari 2025. Dompet tersebut berisi kartu identitas penting, kartu ATM, dan uang tunai.
Qomaruzzaman mengatakan bahwa dompetnya hilang saat ia dalam perjalanan pulang dari kantor Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) IAIN Pontianak menuju Desa Korek Trans Kalimantan.
"Saya berangkat dari kantor PKBH IAIN Pontianak sekitar pukul 16.30 WIB. Rutenya melewati Jalan Gajah Mada, Jalan Hijaz, Jalan Tanjung Pura, dan Jalan Pararel. Di Jalan Tanjung Pura, sampai di tikungan lampu merah Tanjung pura arah ke jembatan tol 1, karena hujan dan macet orang-orang pada berhenti pakai mantel, saya pun ikut berhent turun dari motor untuk mengenakan mantel," kata Qomaruzzaman.
Qomaruzzaman kemudian melanjutkan perjalanannya.
"Saya baru menyadari dompet saya hilang saat mau membayar belanjaan di swalayan Citra Beringin Tanjung Hulu. Saya langsung mencarinya, balik lagi ke kampus IAIN tetapi tidak ketemu," ujar Qomaruzzaman.
Dompet yang hilang berwarna coklat tersebut berisi kartu identitas penting, seperti KTP, SIM, NPWP, kartu advokat, kartu NU, dan beberapa kartu ATM. Dompet tersebut juga berisi uang tunai kurang lebih Rp1,5 juta, yang niatnya akan digunakan untuk kebutuhan belanja pengajian Isra' Mi'raj di rumahnya.
Qomaruzzaman berharap siapa pun yang menemukan dompetnya dapat mengembalikan dan menghubunginya di nomor WA 085643688507.
"Saya mohon bantuannya kepada siapa pun yang menemukan dompet saya untuk mengembalikannya. Kartu-kartunya sangat dibutuhkan," kata Qomaruzzaman.
Berikut ini adalah kronologi kejadian hilangnya dompet Qomaruzzaman:
- Pukul 15.00 WIB, Qomaruzzaman berangkat dari kantor PKBH IAIN Pontianak menuju lantai 2 Fakultas Syariah untuk diskusi dengan dekan.
- Pukul 16.20 WIB, Qomaruzzaman melakukan finger absen di BUAK.
- Pukul 16.30 WIB, Qomaruzzaman berangkat pulang dari kantor PKBH IAIN Pontianak.
- Pukul 16.45 WIB, Qomaruzzaman berhenti di lampu merah Jalan Tanjung Pura sebentar untuk memakai mantel kemudian melanjutkan perjalanan.
- Pukul 17.00 WIB, Qomaruzzaman tiba di swalayan Citra Beringin Tanjung Hulu dan baru menyadari dompetnya hilang.

0 komentar:
Posting Komentar