Salah satu pemateri dalam PKD ini
adalah Qomaruzzaman, Wakil Ketua IKA PMII Kubu Raya, Sekretaris Prodi Hukum
Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah IAIN Pontianak, Anggota Persatuan Guru NU
(PERGUNU) Kubu Raya dan Mantan Ketua BEM Jurusan Hukum Pidana dan Politik
(Jinayah Siyasah) FSH UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Qomaruzzaman menyampaikan materi tentang "Strategi Pengembangan PMII Berbasis Potensi Akademik dan Orientasi Profesi". Ia menjelaskan bahwa strategi ini bertujuan untuk menjadikan kader PMII unggul dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam mencapai Indonesia Emas 2045.
"Strategi ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu kaderisasi berbasis potensi akademik dan orientasi profesi," jelas Qomaruzzaman.
Dalam kaderisasi berbasis potensi akademik, PMII dapat meningkatkan wawasan akademik kadernya dengan mengadakan bedah buku, seminar, diskusi, dan penelitian. Sedangkan dalam orientasi profesi, PMII dapat memberikan informasi dan pembinaan kepada kadernya mengenai berbagai profesi yang relevan.
"PMII juga dapat bekerja sama dengan perusahaan atau lembaga profesi untuk memberikan kesempatan magang atau kerja praktik kepada kadernya," imbuh Qomaruzzaman.
Selain materi tentang "Strategi
Pengembangan PMII Berbasis Potensi Akademik dan Orientasi Profesi",
Qomaruzzaman, Wakil Ketua IKA PMII Kubu Raya, juga memberikan materi tambahan
wawasan tentang Teori Gerakan Sosial kepada para peserta Pelatihan Kader Dasar
(PKD) PMII Komsariat IAIN Pontianak Cabang Kota Pontianak. Teori yang ia
sampaikan diantaranya Teori
Identitas Politik, Teori Cultural Framing (pembingkaian/Pencitraan) Teori Political
Opportunity (peluang/Kesempatan. Politik) dan Teori Social Mobilization
(Teori Mobilisasi massa atau teori Mobilasasi Sosial)".
Baihowi, (HKI Fasya IAIN Ptk) yang panitia PKD PMII juga menyambut baik materi yang disampaikan oleh Qomaruzzaman. Ia mengatakan bahwa materi ini sangat penting bagi kader PMII untuk memahami bagaimana PMII dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Salah satu peserta PKD, Mabruroh, juga memberikan tanggapan positif terhadap materi yang disampaikan oleh Qomaruzzaman. Ia mengatakan bahwa materi ini memberikannya wawasan baru tentang strategi pengembangan PMII.
"Materi ini memberikan saya
wawasan baru tentang bagaimana cara mengembangkan PMII agar menjadi organisasi
yang lebih baik lagi, Tak hanya itu, materi ini juga memberikan saya wawasan baru
tentang bagaimana PMII dapat menjadi agen perubahan yang positif dan
konstruktif dalam masyarakat," kata Mabruroh.
###
Narahubung:
· Wardatun Nabila (Panitia PKD PMII)
·
Baidhowi
·
Qomaruzzaman (Pemateri) Gabung Link Youtube




0 komentar:
Posting Komentar