Rabu, 23 September 2026

Dosen Ter-Humble dan Jawara IDOM Dua Tahun Berturut-Turut, Qomaruzzaman Selalu Mendapat Kejutan Ulang Tahun dari Mahasiswa di Kelas



Dedikasi luar biasa dalam dunia pendidikan tinggi kembali ditunjukkan oleh akademisi sekaligus praktisi hukum, Qomaruzzaman, S.H.I., M.S.I. Tokoh yang akrab disapa oleh civitas akademika dengan panggilan “bang Qomar” ini resmi dinobatkan sebagai dosen paling rendah hati atau ter-humble di lingkungan tempatnya mengabdi. Tidak hanya memenangkan simpati secara emosional, Ketua Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) Al-Jamiah IAIN Pontianak tersebut juga berhasil mempertahankan skor Indeks Dosen Oleh Mahasiswa tertinggi selama dua tahun berturut-turut pada tahun akademik 2025 hingga 2026. Pencapaian ini mempertegas kapasitasnya sebagai seorang pendidik yang mampu menyeimbangkan ketajaman akademis dengan pendekatan humanis yang menyentuh hati para mahasiswa hukum.


Gaya kepemimpinan dan pola interaksi yang tidak berjarak melahirkan sebuah tradisi kehangatan yang unik di dalam ruang kuliah yang diampunya. Berdasarkan informasi yang dihimpun langsung dari kalangan mahasiswa di Fakultas Syariah IAIN Pontianak, setiap kali hari ulang tahun Qomaruzzaman tiba, suasana kelas yang biasanya diisi dengan diskusi serius mengenai hukum tata negara seketika berubah menjadi penuh haru dan tawa. Para mahasiswa secara spontan dan kompak selalu menyiapkan kejutan atau surprise khusus di tengah jalannya perkuliahan. Mulai dari membawa kue ulang tahun sederhana, menyanyikan lagu selamat ulang tahun bersama, hingga memberikan ucapan doa yang tulus menjadi agenda tahunan yang tak pernah terlewatkan. Momen reflektif ini membuktikan bahwa dedikasi sang dosen dinilai jauh melampaui kewajiban formal mengajar, melainkan sudah menancapkan pengaruh moral yang mendalam di sanubari anak didiknya.

 

Potret utuh mengenai prestasi dan aktivitas pengabdian masyarakat dari sang akademisi tercermin kuat dari rekam jejak formalnya sebagai seorang pendidik. Qomaruzzaman yang memegang amanah strategis sebagai Ketua PKBH Al-Jamiah sekaligus Dosen Tetap pada program studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah IAIN Pontianak, merupakan representasi pendidik modern yang memadukan keahlian teoretis ketatanegaraan dengan jaringan praktisi hukum yang luas di Kalimantan Barat. Beliau sukses mendapatkan penghargaan prestisius sebagai dosen ter-humble pilihan mahasiswa, sekaligus mencetak nilai IDOM tertinggi selama dua tahun berturut-turut atas rekam jejak mengajarnya yang dinilai sangat interaktif, humanis, serta berorientasi pada pemberian solusi nyata atas kendala akademik maupun non-akademik yang dihadapi oleh para mahasiswanya.

 

Seluruh proses pembelajaran interaktif, pemberian penghargaan, serta kedekatan emosional melalui kejutan ulang tahun tersebut berlangsung secara nyata di lingkungan Fakultas Syariah, Kampus Utama IAIN Pontianak. Ruang kelas di kampus ini telah bertransformasi menjadi laboratorium hukum yang hidup di bawah bimbingannya. Konsistensi performa pembelajaran yang membuahkan skor IDOM tertinggi tersebut berhasil dipertahankan secara berkesinambungan sepanjang tahun akademik 2025 hingga menembus paruh kedua tahun 2026. Waktu pelaksanaan kejutan ulang tahun dari mahasiswa pun selalu konsisten berulang di sela-sela jadwal perkuliahan aktifnya setiap tahun.

 

Hal ini memaparkan alasan mendasar di balik tingginya legitimasi dan pengakuan yang diberikan oleh para mahasiswa. Seluruh mahasiswa hukum memilihnya secara mutlak karena pembawaannya yang sangat santun, tidak pernah membuat jarak pemisah antara dosen dan murid, serta selalu siap memberikan bimbingan dan konsultasi di luar jam kuliah formal. Nilai IDOM tertinggi ini menjadi bukti sahih yang tidak terbantahkan bahwa metode pengajaran serta kepribadiannya sangat diterima, dicintai, dan diapresiasi oleh segenap civitas akademika tingkat mahasiswa.

 

Reputasi tersebut diraih melalui metodologi taktis yang diterapkan secara disiplin oleh Qomaruzzaman. Beliau sukses memadukan pendekatan teori hukum tata negara dengan praktik riil yang ada di lapangan. Selain mengajar di dalam kelas dengan suasana yang santai namun tetap berbobot, beliau secara aktif melibatkan mahasiswa secara langsung dalam berbagai program advokasi hukum gratis dan pendampingan masyarakat milik PKBH IAIN Pontianak. Melalui skema ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu empiris mengenai dunia peradilan, tetapi juga memperoleh keteladanan moral dan kepedulian sosial yang nyata dari figur guru mereka.

 

Rekam jejak digital Qomaruzzaman di berbagai sumber kelembagaan publik juga memperkuat integritasnya. Sebagai akademisi, ia tercatat aktif mempublikasikan berbagai riset ilmiah yang berfokus pada hukum Islam, hukum tata negara, dan hak asasi manusia. Di ranah praktis, kepemimpinannya di PKBH Al-Jamiah IAIN Pontianak dinilai sangat progresif, terutama dalam mengawal program jaminan legalitas hukum berupa Sidang Itsbat Nikah Terpadu Massal yang bekerja sama dengan Pengadilan Agama Sungai Raya demi melayani hak sipil masyarakat rentan di Kabupaten Kubu Raya.

 

Pencapaian ganda sebagai maestro bantuan hukum publik sekaligus dosen pengetuk hati mahasiswa ini merefleksikan sosok pendidik karismatik sejati. Beliau menampilkan citra dosen yang ramah dan bersahaja, namun tetap mempertahankan integritas akademik yang tinggi demi kemajuan dunia hukum dan mutu pendidikan tinggi Islam di Kalimantan Barat. Prestasi yang diraih sepanjang tahun 2025 hingga 2026 ini diharapkan mampu menjadi pemantik inspirasi bagi seluruh tenaga pendidik lainnya untuk terus mengedepankan pendekatan yang memanusiakan manusia dalam mencetak generasi sarjana hukum yang berkarakter di masa depan.








 


















































 
Copyright 2010 "Banyak Baca Jadi Tau, Jarang Baca Kurang Tau, Tidak Baca Jadi Sok Tau". All rights reserved.
Themes by Bonard Alfin Blogger Templates - PlayStation Vita - Studio Rekaman - Software Rekaman